Berita Kesehatan Hari ini Berita Kesehatan Fakta Mencegah Tentang Kebersihan Tubuh Anda!

Fakta Mencegah Tentang Kebersihan Tubuh Anda!

Fakta Mencegah Tentang Kebersihan – Membersihkan tubuh adalah salah satu cara yang dilakukan manusia untuk melindungi diri mereka dari bakteri, virus, atau kuman yang menyebabkan penyakit.

1. Bakteri feses menyebar saat cuci pakaian

Mencuci pakaian memang sicbo online bisa membuat pakaian anda bersih, tetapi belum tentu higienis. Penelitian yang dilakukan oleh Dr Charles Gerba, seorang ahli mikrobiologi dari University of Arizona menunjukkan bahwa mencuci pakaian justru bisa menyebarkan bakteri E.Coli dan bakteri yang berasal dari kotoran manusia (feses). Berdasarkan penelitian ini, mencampur pakaian dalam dengan pakaian lain di mesin cuci dan mencucinya bisa menyebarkan sekitar 100 juta bakteri E. coli pada semua pakaian.

2. Tempat cuci piring lebih jorok daripada kamar mandi

Lantai kamar mandi bisa menjadi rumah bagi dua juta bakteri per inci, sementara tempat cuci piring adalah rumah bagi 500.000 bakteri per inci. Penelitian di Long Island College Hospital di Brooklyn, New York, juga menunjukkan bahwa tempat cuci piring lebih kotor daripada dudukan toilet. Karena piring kotor dan perkakas rumah tangga merupakan rumah yang cocok untuk berkembangnya bakteri E. coli dan salmonella.

3. Bakteri toilet bisa menempel pada sikat gigi

Gak semua bakteri langsung hilang ketika kalian menyiram kotoran di toilet. Kalian membiarkan tutup toilet tetap terbuka, kemungkinan besar bakteri pada feses ikut melayang di udara dan menempel pada semua hal yang ada di dalam kamar mandi.

4. Jangan gunakan mesin pengering tangan

Mesin pengering tangan yang bisa slot gacor gampang menang mengerikan tangan dengan udara hangat tampaknya adalah penemuan paling canggih dan praktis saat ini. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr Rodny Lee Thompson dari Mayo Clinic menunjukkan bahwa mengeringkan tangan dengan tissue atau kertas lebih higienis dibandingkan dengan pengering.

5. Bakteri berbahaya bisa menempel pada kawat gigi

Peneliti dari UCL Eastman Dental Institute menemukan bahwa 67 persen pemakai kawat gigi memiliki jamur yang tumbuh pada kawat gigi mereka. Tak hanya itu, 50 persen kawat gigi juga memiliki bakteri, termasuk bakteri MRSA yang bisa menyebabkan infeksi berbahaya. Kawat gigi yang tidak dibersihkan dengan benar bisa menjadi rumah bagi bakteri yang membahayakan kesehatan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Status Darurat COVID-19

Begini Dampak untuk Tiap Negara Usai WHO Cabut Status Darurat COVID-19Begini Dampak untuk Tiap Negara Usai WHO Cabut Status Darurat COVID-19

Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau yang lebih dikenal dengan sebutan status Darurat Kesehatan Global untuk COVID-19 resmi dicabut oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat, 5 Mei 2023. Lalu, apa sih dampaknya jika status Darurat Kesehatan Global COVID-19 dicabut? Akankah setiap negara termasuk Indonesia boleh melunturkan semua aturan terkait COVID-19 begitu saja Bonus new member 100

Menurut epidemiolog sekaligus peneliti Global Health Security Policy Centre for Environmental and Population Health Griffith University, Australia, Dicky Budiman, salah satu dampak dari pencabutan PHEIC berkaitan dengan meluasnya kekuasaan bagi setiap negara untuk merespons pandemi COVID-19. Intinya pencabutan PHEIC ini lebih memberikan keleluasaan, otorisasi pada masing-masing negara untuk merespons COVID-19.

Negara Punya Kewenangan Respons Covid 19

Hal tersebut dikarenakan menurut Dicky, dengan Starlight Princess pencabutan PHEIC, tiap negara jadi punya kewenangan sendiri untuk merespons bagaimana pandemi COVID-19 akan disikapi kedepannya. Negara-negara itu punya keleluasaan lebih atas itu, karena kalau PHEIC-nya tidak dicabut, mau tak mau akan terus darurat. Namun, bahwa dia masih pandemi, ya iya dalam konteks saat ini. Tapi sekali lagi, sudah tidak seperti status yang akut dua atau tiga tahun awal pandemi.

Status Darurat Dicabut, COVID-19 Masih Tetap Ada

Lebih lanjut, Dicky mengungkapkan bahwa status kedaruratan seperti PHEIC sebenarnya dibuat hanya untuk menandakan jikalau ada suatu penyakit yang sedang mewabah di dunia. PHEIC itu sebetulnya memberi tanda atau menjadi standar status bahwa suatu penyakit mewabah, extraordinary event yang menyebabkan dan berdampak pada semua negara di dunia, menyebar secara global, melewati batas teritorial masing-masing negara. Ini merupakan juga suatu alarm public health yang paling tinggi, dan kehadiran satu wabah ini memerlukan respons, kolaborasi, kerja sama global. Itu kenapa PHEIC itu hadir. Sehingga, pandemi COVID-19 secara keseluruhan sebenarnya berbeda dengan status kedaruratan atau PHEIC. Sebab, hingga kini, pandemi masih tetap ada dan tidak menghilang. Status pandemi itu bahkan sampai sekarang WHO sendiri tidak punya kewenangan menetapkan, tidak ada otorisasinya dalam konferensi WHO bisa menyatakan ‘Oh ini pandemi’, belum ada seperti it. Dicky mengungkapkan bahwa status pandemi mengacu pada ukuran maupun indikator-indikator epidemiologi. Itulah mengapa pandemi COVID-19 disebut-sebut masih tetap ada. Status pandemi itu lebih pada ukuran, indikator-indikator epidemiologi. Kalau melihat itu, meskipun sekarang PHEIC-nya sudah dicabut, sebetulnya pandeminya masih ada. Status pandemi itu masih ada. Tapi sudah enggak emergensi. Fase akutnya akun pro singapore sudah terlewati.

Cara menjaga kesehatan kulit dari luar dan dalam

Cara menjaga kesehatan kulit dari luar dan dalamCara menjaga kesehatan kulit dari luar dan dalam

1. Terapkan pola makan sehat

Makanan yang Anda konsumsi berpengaruh terhadap slot bonus kesehatan kulit. Selain makanan bergizi seimbang, pastikan menu harian Anda berisikan makanan yang mengandung antioksidan serta vitamin penting untuk kulit. Beberapa pilihan makanan yang baik untuk kulit antara lain:

  • buah dan sayuran berwarna kuning atau jingga seperti wortel dan tomat.
  • sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli.
  • susu rendah lemak.
  • buah beri.
  • kacang-kacangan dan lentil.
  • ikan berlemak seperti salmon dan ikan kembung.

2. Tidak merokok

Salah satu cara merawat kulit ialah dengan menjauhi kebiasaan slot nexus bonus 100 merokok. Merokok dapat mempersempit pembuluh darah kecil di lapisan terluar kulit. Akibatnya, aliran darah akan menurun dan membuat kulit tampak pucat, serta kusam. Merokok juga merusak kolagen judi slot dan elastin pada jaringan kulit. Keduanya merupakan protein penting yang menjaga kulit tetap sehat dan lentur. Rusaknya kolagen dan elastin menyebabkan kerutan pada kulit sehingga kulit tampak cepat tua.

3. Kelola stres sebaik mungkin

Hormon kortisol yang dihasilkan tubuh saat stres dapat meningkatkan produksi minyak alami kulit. Minyak yang berlebih lambat laun bisa judi slot menutup pori-pori kulit dan menjebak bakteri penyebab jerawat di dalamnya. Inilah mengapa perawatan kulit tidak lengkap tanpa pengelolaan stres yang baik. Anda bisa mencoba meluangkan waktu untuk melakukan hal yang disukai, rehat sejenak dari kesibukan, atau berkonsultasi kepada psikolog bila perlu.

4. Lebih banyak beraktivitas fisik

Aktivitas fisik membantu menjaga kesehatan kulit dengan cara Ceriabet meningkatkan pasokan darah kaya oksigen dan nutrisi ke dalam sel kulit. Menurut studi dalam jurnal Aging Cell, tubuh juga melepaskan zat yang disebut IL-15 saat berolahraga slot. Oksigen dan nutrisi yang cukup membantu sel kulit dalam meremajakan diri. Sementara itu, IL-15 dapat menghambat kerusakan kulit hingga ke tingkat selnya. Alhasil, kulit pun tetap sehat dan proses penuaan kulit berjalan lebih lambat.

5. Tidur yang cukup

Kualitas tidur yang baik membantu memberikan waktu pada kulit untuk beristirahat dan memperbarui sel yang rusak. Hal tersebut dibuktikan dalam penelitian terbitan jurnal Clinical and Experimental Dermatology pada 2015 lalu. Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang tidur 7–9 jam di malam hari memiliki kulit yang lebih lembap. Selain itu, tidur yang cukup juga mencegah munculnya kantong mata, kerusakan kulit akibat sinar UV, serta kulit yang lelah dan kusam.

Pola Hidup Sehat Selama Menghadapi Pandemi Covid 19

Pola Hidup Sehat Selama Menghadapi Pandemi Covid 19Pola Hidup Sehat Selama Menghadapi Pandemi Covid 19

Pandemi covid yang terjadi saat ini membuat kita terpaksa harus membatasi aktivitas di luar rumah. Akibatnya kegiatan belajar dan bekerja pun harus kita lakukan dari dalam rumah, guna menghindari kerumunan dan berkumpul di tempat yang ramai.

Banyak yang mengatakan bahwa tinggal di rumah selama pandemi COVID-19 adalah momen baik bagi tubuh untuk memperoleh gizi seimbang. Atur menu makanan kita dan keluarga agar tetap memenuhi unsur-unsur zat gizi yang lengkap dalam jumlah yang sesuai, sehingga tidak lebih dan tidak kurang. Kita dapat menerapkan konsep slot deposit dana “Piring Makanku” yang memenuhi kaidah gizi seimbang.

Berikut ini isi piring makanku, yang terdiri dari :

  1. Setengah porsi piring makan berupa sayur dan buah beraneka jenis dan warna;
  2. Seperempat porsi piring makan diisi protein, baik hewani (telur/ ayam/ ikan/ daging) maupun nabati (kacang-kacangan).
  3. Seperempat porsi piring makan diisi karbohidrat kompleks (beras/ biji-bijian).
  4.  Lengkapi dengan minyak sehat (zaitun/ kedelai/ jagung/ kanola). Hindari minyak yang mengandung lemak jenuh atau kolesterol tinggi.

Memiliki waktu istirahat yang cukup sangat penting untuk mempertahankan rutinitas tidur yang teratur, agar hari-hari tetap berjalan sesuai pola normal. Pastikan kita tidak bergadang karena dapat berakibat buruk pada kesehatan kita. Selain cukup istirahat, pastikan diri kita selalu terhidrasi dengan baik lewat konsumsi air putih secara teratur dalam jumlah yang cukup (rata-rata 8 gelas/hr).

Berikut ini adalah sumber-sumber zat gizi yang dibutuhkan dalam rangka menjaga kesehatan tubuh kita:

  1. Protein

Sebagai tulang punggung dari mekanisme pertahanan tubuh karena antibodi dan sel yang berfungsi menjaga kekebalan tubuh lainnya terbuat dari protein.

Bahan makanan sumber protein terdapat pada: telur, susu, yogurt, keju, makanan berbahan kedelai, ikan dan daging. Selain itu, protein berkualitas tinggi juga dapat ditemukan dalam kombinasi sayuran, biji-bijian,dan kacang-kacangan.

  • Vitamin A

Sebagai penguat dan pengatur salah satu organ kekebalan tubuh yang paling penting yaitu : kulit, saluran pencernaan, dan paru-paru.

Bahan makanan sumber vitamin A terdapat pada: buah dan sayur tang berwarna oranye terang, merah, dan hijau, seperti pada : ubi. wortel, paprika merah, aprikot, telor, dan sayuran hijau lainnya.

  • Vitamin C

Memiliki kemampuan yang utama dalam menjaga kekebalan tubuh, dimana bisa merangsang pembentukan antibodi yg mengikat racun berbahaya sebelum menghancurkannya.

Bahan makanan sumber vitamin C terdapat pada: aneka macam jeruk, strawberry, papaya, paprika merah, dan tomat.

  • Vitamin E

Memiliki kemampuan dalam menunjang peran vitamin C untuk menjaga kesehatan dan mengusir penyebab-penyebab dari luar yang dapat menyebabkan tubuh terkena penyakit

Bahan makanan sumber vitamin E terdapat pada biji-bijian utuh, atau sereal yang diperkaya oleh biji-bijian seperti: bunga matahari, kacang-kacangan, dan minyak sayur

  • Seng

Memiliki kemampuan dalam membantu mempercepat penyembuhan luka, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Bahan makanan sumber seng terdapat pada : daging tanpa lemak, unggas, makanan laut, susu, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Konsumsi suplemen seng yang berlebih tidak dianjurkan karena ada penelitian yang menunjukkan bahwa seng dalam jumlah berlebih justru melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan virus dan infeksi.

  • Probiotik ( Bakteri bermanfaat)

Memiliki kemampuan untuk menjaga agar sistem pencernaan makanan kita tetap sehat

Faktanya ada beberapa jenis serat makanan yang diperlukan untuk memberi makanan bakteri bermanfaat ini.

Bahan makanan yang mengandung probiotik adalah yogurt dan kefir, dan untuk memaksimalkan kerja probiotik dianjurkan untuk mengkonsumsi sayur, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Kebiasaan mengkonsumsi makanan bergizi akan berdampak pada tingkat energy dan produktivitas kita, hal ini juga akan menjaga kita dari kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji yang tidak baik bagi tubuh kita.

Selain mengatur pola makan kita, aktifitas fisik tetap diperlukan untuk menyeimbangkan kondisi kesehatan tubuh kita. Ada banyak macam olah raga yang bisa kita kerjakan di rumah, bahkan tanpa menggunakan alat peraga apapun. Hal ini akan menyempurnakan perubahan pola hidup sehat kita untuk kedepannya